Sejarah Desa

sejarah desa

Desa Tlomar

Menurut kepala desa Tlomar, sejarah desa Tlomar terjadi pada zaman pemerintahan raja Cakraningrat I dan permaisurinya Ratu Syarifah Ambami (Ratu Ibu). Dahulu terjadi konflik antara kerajaan Madura barat yang dipimpin oleh Cakraningrat I dengan kerajaan Bali. Hal tersebut karena pasukan kerajaan Bali ingin menginvasi kerajaan Madura barat. Pada saat itu raja kerajaan Bali dikenal sangat sakti sehingga tidak bisa dikalahkan oleh pasukan kerajaan Madura. Raja kerajaan Bali ini tidak mempan oleh senjata tajam.

Untuk menghindari jatuhnya korban dari rakyat Madura maka raja Cakraningrat I memutuskan untuk menghadang dan memerangi kerajaan Bali di daerahnya sendiri yaitu di Bali. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan kerajaan Madura Barat dan kerajaan Bali. Seperti yang ditakutkan oleh raja Cakraningrat I, raja kerajaan Bali tidak bisa dikalahkan oleh siapapun termasuk panglima perang dari Madura Barat sehingga banyak jatuh korban dari pasukan kerajaan Madura Barat.

Oleh karena itu raja Cakraningrat I meminta istrinya untuk mencari bantuan kepada orang yang bisa menaklukkan raja Bali tersebut. Ratu Syarifah Ambumi kemudian bersemedi untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT. Dalam semedinya ratu Syarifah Ambumi mendapat petunjuk bahwa raja Bali dapat ditaklukkan jika ditaburi oleh abu yang berasal dari tanah perdikan kerajaan.

Setelah dicari tanah abu dari seluruh tanah perdikan kerajaan yang berasal dari tanah perdikan di Tlomar. Setelah ketemu maka ratu mengutus patih Kodeh Pak-rompak untuk menyamar ke kerajaan Bali dan membunuh raja Bali tersebut. Kondisi menyamar tersebut dikenal dengan 'Ngelo' Nyamar dan dikarang asal usul yang membunuh raja Bali tersebut dikenal dengan nama Tlomar (singkatan dari Ngelo’ Nyamar).

Visi dan Misi Desa Tlomar

Visi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2023-2029 merupakan visi Kepala Desa yang disampaikan pada saat proses pemilihan Kepala Desa. Visi adalah suatu gambaran cita-cita atau impian yang dicapai dalam jangka waktu 6 (enam) tahun selama tahun 2023-2029 dengan mempertimbangkan kekuatan dan potensi yang ada di Desa.

Visi yang telah ditetapkan oleh Kepala Desa terpilih adalah: "Mewujudkan Desa Terbaik Sebagai Kawasan Ekonomi Kreatif Terintegrasi Kawasan Wisata Bahari, Menuju Desa Sejahtera, Religius, Mandiri dan Berbudaya"

  • Meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis pengembangan ekonomi masyarakat
  • Peningkatan kualitas SDM masyarakat desa Tlomar secara lahir dan batin
  • Memperkuat pelestarian budaya dan tradisi lokal.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
  • Memperkuat sistem pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.